DETAKBOGOR.COM – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat melaksanakan evaluasi terhadap perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor untuk Tahun Anggaran (TA) 2025.
Evaluasi oleh BPKP ini bertujuan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dalam mendukung pembangunan daerah.
Entry meeting evaluasi tersebut digelar di Kantor Perwakilan BPKP Jawa Barat, Bandung, pada Rabu (12/2), dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri.
Evaluasi BPKP Sesuai Instruksi Presiden
Evaluasi ini merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2023 yang merupakan revisi dari Perpres Nomor 192 Tahun 2014 tentang BPKP.
Selain itu, evaluasi juga didasarkan pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025.
Pj Bupati Bogor Bachril Bakri menyampaikan, evaluasi ini berlangsung selama 20 hari kerja, mulai 12 Februari hingga 18 Maret 2025.
Fokus utama evaluasi mencakup lima sektor prioritas, yaitu pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.
“BPKP akan mengevaluasi efektivitas serta efisiensi perencanaan dan penganggaran APBD 2025. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa alokasi anggaran benar-benar digunakan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Bachril.
OPD Kabupaten Bogor Diminta Siap
Bachril mengimbau seluruh Kepala Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bogor untuk bersiap menghadapi evaluasi ini.
Proses peninjauan akan dilakukan melalui berbagai metode, termasuk desk evaluation, evaluasi lapangan, analisis dokumen, wawancara, serta observasi langsung.
“Setiap OPD harus menyiapkan laporan serta data pendukung terkait penggunaan anggaran. Evaluasi ini bukan hanya pemeriksaan administratif, tetapi juga untuk memastikan bahwa anggaran digunakan dengan efisien dan sesuai dengan target pembangunan,” tegasnya.
BPKP Tekankan Efisiensi dan Pencegahan Pemborosan Anggaran
Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat, Adi Gemawan menegaskan, evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo yang menekankan efisiensi anggaran.
“Kami memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan harus benar-benar optimal dan berdampak positif bagi masyarakat. Tidak ada ruang untuk pemborosan atau kebocoran anggaran,” jelas Adi.
Adi juga menyatakan, BPKP akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam perencanaan dan penganggaran agar sesuai dengan prioritas pembangunan dan target nasional.
Pemprov Jabar Dukung Pengelolaan Anggaran yang Lebih Efisien
Mewakili Pj Gubernur Jawa Barat, Inspektur Provinsi Jawa Barat, Eni Rohyani, menegaskan, tahun 2025 merupakan awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Jawa Barat.
Oleh karena itu, pelaksanaan efisiensi anggaran menjadi salah satu prioritas utama.
“Arahan Presiden sangat jelas, pemerintah daerah harus lebih hemat, menghindari belanja yang tidak perlu, serta memastikan anggaran digunakan secara efektif. Evaluasi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik,” ujarnya.
Eni menambahkan, evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi anggaran yang kurang efektif serta menyusun strategi penganggaran yang lebih efisien.
Seluruh perangkat daerah diharapkan mengikuti proses evaluasi ini dengan serius guna meningkatkan efektivitas perencanaan dan penganggaran di masa mendatang.
Dengan adanya evaluasi BPKP ini, diharapkan APBD Kabupaten Bogor TA 2025 dapat dikelola dengan lebih efisien dan tepat sasaran, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***
Tags: APBD Kabupaten Bogor, BPKP, efisiensi anggaran, evaluasi
Baca Juga
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Luncurkan Warung Pelayanan Publik di Rest Area Gunung Mas Puncak
-
Berita.Headline
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tutup 2025 dengan Doa Bersama dan Santunan 1.200 Yatim di Cibinong
-
Berita.Headline
Ketua KORMI Rike Iskandar Dukung Usulan Ketua DPRD Bangun Masjid di Stadion Pakansari
-
Berita.Headline
Bogor Tambah Kawasan Hijau, Hutan Kota di Citeureup Siap Jadi Pusat Edukasi Lingkungan
-
Berita.politik
Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor Mendorong Partisipasi Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024
-
Headline
Warga Solo Tumpah Ruah Ramaikan Berani Jadi Festival Bersama Andre Taulany & Friends (ATF) dan bank bjb
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Bachril Bakri Dilantik Sebagai Pj Bupati Bogor, ini Fokus Program Prioritas yang Harus Dilaksanakan
-
Berita.Headline
Sensasi Berperahu di Tengah Kota, Setu Plaza Cibinong Jadi Magnet Baru CFD Tegar Beriman
-
Berita.Headline.olahraga
RSUD Bhakti Pajajaran Turun Tangan, Dukung Seleksi 49 Calon Atlet NPCI Kabupaten Bogor
-
Berita.Headline.politik
Raffi Ahmad Dukung Pencalonan Marshel Widianto Sebagai Wakil Walikota Tangsel
-
Berita.Headline.politik
Rudy Susmanto dan Jaro Ade Unggal di Semua TPS Kelurahan Harapanjaya
-
Berita.Headline.politik
KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih 2024, Sejarah Baru Politik Indonesia






















