Rudy Susmanto Ajak Daerah Bersatu Jaga Hulu Ciliwung, Sebut Ini Investasi Air Masa Depan

CISARUA | Detak Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat lintas wilayah untuk bersatu menjaga hulu Sungai Ciliwung melalui gerakan penanaman pohon serentak di kawasan Cisarua, Rabu (5/2).

Ajakan menjaga hulu Sungai Ciliwung ini disampaikan sebagai langkah strategis melindungi sumber air, memperkuat resapan, serta menekan risiko banjir dan kerusakan lingkungan di wilayah hilir.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan hutan kota dan penanaman pohon serentak di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Rudy menegaskan kawasan hulu Ciliwung memiliki fungsi vital bagi banyak daerah, sehingga tanggung jawab pelestariannya tidak bisa dibebankan hanya kepada satu wilayah.

“Hulu Sungai Ciliwung ini milik kita semua. Memang berada di Kabupaten Bogor, tetapi yang harus merawat dan memeliharanya adalah seluruh masyarakat yang cinta alam, cinta lingkungan, dan cinta air. Ini kita jaga bersama-sama,” kata Rudy.

BACA JUGA:  Kejurkab Panjat Tebing Bogor 2024: Ajang Pembuktian Pembinaan dan Seleksi Atlet Menuju Kejurprov Jabar

Ia menjelaskan Sungai Ciliwung mengalir dari kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, melintasi sejumlah daerah hingga Bekasi dan DKI Jakarta.

Karena itu, kondisi hulu sungai sangat menentukan keberlangsungan sumber mata air, daya serap tanah, dan potensi bencana di wilayah hilir.

Rudy mengajak daerah-daerah yang terdampak aliran Ciliwung ikut berkontribusi dalam menjaga kawasan hulu.

Menurutnya, pelestarian lingkungan tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang yang ia sebut sebagai “investasi air”.

“Ayo kita berinvestasi, investasi air di Kabupaten Bogor. Kalau sumber mata air dan wilayah resapan terjaga dengan baik, kita bisa meminimalkan dampak negatif seperti banjir dan kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup RI, Nur Ari Wardoyo, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Bogor melalui program Bogor Menanam untuk Indonesia.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi Bersama TNI, Rudy Susmanto Sambut Kaskogartap II/Bandung

Ia menilai penanaman pohon dan pemulihan tutupan lahan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung merupakan intervensi berbasis ilmiah yang efektif menurunkan risiko banjir dan longsor.

Menurutnya, pemulihan ekosistem memang tidak memberi dampak instan, tetapi menjadi langkah penting untuk keselamatan jangka panjang wilayah hilir, termasuk Jakarta.

“Pemulihan ekosistem di wilayah hulu DAS Ciliwung adalah langkah strategis untuk menekan risiko banjir dan longsor di wilayah hilir,” kata Nur.

Ia menekankan pemulihan DAS Ciliwung membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga komunitas lokal.

Masyarakat diimbau tidak hanya menanam pohon, tetapi juga merawat tanaman serta menjaga tutupan hutan yang telah ada.

Program penanaman pohon di Cisarua menjadi salah satu upaya konkret memperkuat perlindungan hulu Sungai Ciliwung sebagai kawasan kunci ketahanan air dan keselamatan lingkungan bagi Bogor dan wilayah hilir.***

Tags: , , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya