DETAKBOGOR.COM – Kehadiran Calon Wakil Bupati Bogor nomor urut satu, Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade, disambut hangat oleh ratusan warga Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Kedatangan Jaro Ade, yang berpasangan dengan Calon Bupati Rudy Susmanto, menjadi momen bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan harapan langsung kepada calon pemimpin mereka.
Antusiasme warga terlihat saat mereka berbondong-bondong menghampiri Jaro Ade untuk berbincang dan menyampaikan berbagai keluhan.
Salah satu isu yang paling disoroti adalah kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Puncak.
Menurut Jaro Ade, persoalan ini membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat agar solusi komprehensif dapat terwujud.
“Kemacetan ini menjadi tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ini adalah masalah yang harus kita atasi demi kenyamanan dan pertumbuhan ekonomi kawasan Puncak,” ungkap Jaro Ade, Jumat (15/11/2024).
Sebagai seorang politisi dari Partai Golkar, Jaro Ade juga melihat kemacetan sebagai peluang ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, kondisi lalu lintas yang padat bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar.
“Penting bagi kita meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Selain bantuan permodalan, pembinaan untuk meningkatkan mutu produk juga sangat diperlukan agar bisa bersaing,” ujar Jaro Ade.
Lebih lanjut, ia menyebutkan pentingnya kolaborasi antara pelaku UMKM dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) agar produk lokal dapat lebih mudah dipasarkan dan dikenal luas.
Untuk itu, ia menekankan perlunya adanya koperasi di desa-desa yang berfungsi sebagai wadah bagi UMKM, tidak hanya untuk promosi tetapi juga sebagai solusi simpan pinjam permodalan.
“Kedepannya, koperasi di desa akan menjadi wadah yang efektif untuk memasarkan produk UMKM. Bahkan, bisa juga difungsikan sebagai tempat simpan pinjam untuk memenuhi kebutuhan modal usaha,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Jaro Ade mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memahami kebutuhan warga serta mampu meningkatkan perekonomian di tingkat desa.
Ia juga mengingatkan pentingnya partisipasi warga dalam pemilihan kepala daerah yang akan datang.
“Ingat, satu suara Anda menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor lima tahun ke depan. Mari datang ke TPS pada 27 November nanti untuk menyalurkan hak suara,” tutup Jaro Ade dengan penuh semangat.
Dengan pendekatan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi warga, pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade berupaya menawarkan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi masyarakat Puncak, sekaligus mengedepankan peran UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal.***
Tags: Ade Ruhandi, Jaro Ade, Puncak, Tugu Selatan, UMKM, Wakil Bupati Bogor
Baca Juga
-
Berita.Headline
HUT TNI ke-79, Pj Bupati Bogor: Momentum Perkuat Sinergi untuk Suksesi Kepemimpinan Nasional
-
Headline
Bappedalitbang Gelar Forum Konsultasi Publik RPJMD dan RKPD, Realisasi Janji Politik Bupati Bogor
-
Headline.Lifestyle
Kumpulan Link Twibbon Idul Adha 1445 H: Ungkapkan Semangat Berkurban dengan Kreativitas Digital
-
Berita.Headline
Serah Terima Jabatan Danlanud ATS, Sekda Bogor Apresiasi dan Harapkan Sinergi Berlanjut
-
Berita.Headline.politik
Rudy Susmanto Dapat Dukungan dan Restu Ulama Bogor Timur
-
Berita.Headline
Tak Ada Sekat! Bupati Bogor Rudy Susmanto Berbagai Kebahagiaan Idul Fitri Bersama Warga
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Rudy Susmanto Dukung Pemkab Bogor Bentuk Satgas Gakum Tindak Truk Tambang Nakal di Parungpanjang
-
Berita.Headline.olahraga
Persiapan Matang, Atlet NPCI Kabupaten Bogor Siap Berprestasi di Peparnas 2024
-
Berita.Headline
Kunjungan Menteri Perdagangan RI ke Pasar Bogor, Harga Beras Turun Drastis
-
Berita.Headline
Pemkab Bogor Pastikan Stabilitas Harga Sembako Jelang Ramadhan, Stok Beras Aman
-
Berita.Headline
Kontingen NPCI Kabupaten Bogor Siap Bertarung di Ajang Disabilitas Piala Gubernur Jawa Barat
-
Headline.Lifestyle
Poco F6 dan F6 Pro Gebrak Pasar Indonesia: Kamera 50MP dan Pengisian Cepat 120W untuk Pengalaman Fotografi dan Daya Maksimal